Jumat, 14 Februari 2014

Penyelamatan Dari Klinik 24 Jam 38



Analisa Berbagai Contoh Nyata Dalam Melafal Amituofo

(Bagian 3)

Marilah kita membuat ulasan sebab yang kedua, melafal Amituofo tak terpisahkan dari menggunakan sikap berjalan, berdiri, duduk dan berbaring, andaikata tidak tahu menggunakan prinsip “sikap benar tapi santai”, akhirnya bukan menjadikan melafal Amituofo sebagai kenikmatan tertinggi, malah menjadi latihan keras yang penuh penderitaan!

Bermeditasi menderita, bernamaskara juga menderita, berjalan sambil melafal Amituofo juga menderita, begitu penderitaan muncul maka segera melupakan Buddha, keyakinan dan tekad juga segera diabaikan.

Sesungguhnya bukanlah melafal Amituofo yang membuat penderitaan! Tetapi sudah salah cara melafalnya, barulah terasa menderita! Apabila di hati kita berharap memperoleh sesuatu, maka akan terasa sangat tegang! Karena tegang maka semua otot tubuh jadi kencang, sehingga tubuh terasa pegal dan sakit, sungguh menderita.

Apabila motivasi kita sudah ada yang salah, yakni pikiran yang tidak benar, sikap tubuh tidak bisa benar, maka terasa serba ada tekanan, pasti akan jadi tersiksa, karena menderita maka tidak sanggup bertahan lagi!

Maka itu yang paling penting adalah menyeimbangkan pikiran, motivasi yang benar, barulah dapat bersikap benar dan santai. Apabila motivasinya sudah benar, munculkan pikiran benar, dengan sendirinya dapat melepaskan semua kemelekatan, sehingga akan terasa rileks!

Praktisi yang memiliki keinginan yang kuat untuk berharap memperoleh sesuatu, ketika melafal Amituofo pasti seperti orang yang hendak berkelahi, berusaha memukuli bentuk-bentuk pikiran yang muncul, maka itu dia merasa kelelahan! Jika demikian pasti tidak bisa bertahan.    


 Petikan Ceramah Master Dao Zheng : Penyelamatan Dari Klinik 24 Jam



一個念佛實例的分析
(三)

再檢討第二個原因,念佛不外是采用行住坐臥幾種姿勢,如果不懂得『端正,又輕松』的原則,結果就會把念佛這種最高的享受變成苦行啊!打坐苦,拜佛又苦,經行又苦,一苦起來,就把佛丟掉,把信願丟掉。其實不是念佛苦啊!是念錯了!念得不如法,才苦啊!心裡一有所得,就很緊張啊!很緊張當然身體肌肉全部繃緊了,繃緊了支持不久的,一定會又酸又痛,很苦的。動機一有點不對呀!就是沒有正念,身體也不會端正。不端正啊,東壓迫,西壓迫,一定會苦的,苦了就支持不久了!


所以最主要是要調心,動機正確,才能端正輕松。真正動機正確了,正念提起了,自然萬緣會放下,放下就輕松啦!有所得心很強的人,念起佛來一定像找人打架,找妄想打架的樣子。沒人跟他打架,他也打得很累呀!這當然支持不久的。


節錄自 :道證法師 《永不休診的救度》


Penyelamatan Dari Klinik 24 Jam 37



Analisa Berbagai Contoh Nyata Dalam Melafal Amituofo

(Bagian 2)

Banyak praktisi yang sangat lucu, menganggap jika sudah mencapai “pikiran terfokus tak tegoyahkan” maka akan mendapat piala kejuaraan yang jatuh dari langit dan tertulis label “pikiran terfokus tak tergoyahkan”, dan dihadiahkan kepada saya.

Sesungguhnya melafal Amituofo, adalah hal yang amat santai dan nyaman! Seketika itu juga menfokuskan diri, mengendalikan enam landasan indria, ini sungguh leluasa dan tidak melelahkan, mata juga dapat beristirahat dengan tidak melihat ke sana kemari, telinga juga dapat beristirahat tidak perlu sembarangan mendengar, tubuh juga beristirahat karena tidak perlu kesana kemari, bukankah ini sangat nyaman dan tidak melelahkan?

Seketika juga mengendalikan enam landasan indria, hanya menfokuskan perhatian pada satu kata (Amituofo), untuk apa memikirkan hal lain, atau tergesa-gesa ingin mencapai “pikiran terfokus tak tergoyahkan”? Master Chan Gong berkata : “Satu hati ingin melafal Amituofo, satu hati lagi begitu tergesa-gesa ingin mencapai “pikiran terfokus tak tergoyahkan, ini adalah dua hati yang berbeda! Andaikata langkah awal adalah dua hati, maka selanjutnya juga adalah dua hati, kapan baru bisa memperoleh satu hati (pikiran terfokus)?” 

Petikan Ceramah Master Dao Zheng : Penyelamatan Dari Klinik 24 Jam


一個念佛實例的分析
(二)

很多人很可愛,把一心不亂,想象成另外有什麼可以得。好像得一心不亂,會有一個獎杯,從空中掉下來,上面寫著『一心不亂』,頒發給我。

其實,念佛,是最輕松不過的事了!當下專心,都攝六根,這是最不累的,眼睛也省得東張西望,耳朵也省得亂聽,身體省得亂動,不是最不累嗎?當下都攝六根,管一個字就好了,何必另外再起一個心,急著,要另外得到一心不亂呢?忏公師父說:『一心要念佛,一心又急著要一心不亂,這樣就兩心啦!起步就兩心,時時都兩心,要何日得一心呢?』


節錄自 :道證法師 《永不休診的救度》


Penyelamatan Dari Klinik 24 Jam 36



Analisa Berbagai Contoh Nyata Dalam Melafal Amituofo
(Bagian 1)

Ada sebuah contoh dimana ada sebuah vihara yang mengadakan kegiatan pelafalan Amituofo selama tiga tahun, makan dan tempat tinggal telah disediakan, anda dapat melafal Amituofo dengan tenang. Akhirnya sungguh diluar dugaan, seluruh peserta tidak ada yang bisa bertahan sampai detik terakhir, bahkan akhirnya mereka malah mengubah keyakinannya dan memeluk pintu Dharma yang lain, hanya ada satu-satunya peserta yang berhasil, yakni paman guru. Mengapa demikian?

Karena jika menyuruhmu setiap hari tidak perlu mengerjakan apa-apa, hanya menyuruhmu melafal Amituofo, andaikata anda tidak memahami teorinya, apakah anda dapat membangkitkan keyakinan dan melanjutkan melafalnya? Ini harusnya adalah masalah utama! Selanjutnya mari kita membuat ulasan, mengapa semua pesertanya tidak sanggup bertahan hingga tiga tahun, hanya ada satu peserta saja yang sanggup bertahan?

Ada tiga alasannya yakni alasan pertama adalah motivasi yang salah, yang menjadi motivasinya datang melafal Amituofo, bukanlah bertekad lahir ke Alam Sukhavati, tetapi adalah untuk mencapai “pikiran terfokus tak tergoyahkan”, yang juga dengan keinginan yang begitu kuat “untuk berharap memperoleh sesuatu”, akhirnya? Sehari tidak berhasil mendapatkannya, dua hari juga tidak, bahkan hingga setahun juga tidak ada, maka merasa amat kecewa! Sungguh sedih sekali, tidak merasa adanya keberhasilan. 

Setelah ditaklukkan oleh rasa kecewa, maka segera kehilangan keyakinan, ingin mencari pintu Dharma lainnya. Sesungguhnya walaupun tidak memperoleh “pikiran terfokus tak  tergoyahkan” juga bisa terlahir ke Alam Sukhavati!  Asalkan ada keyakinan dan tekad maka dapat terlahir ke Alam Sukhavati, justru sebaliknya, praktisi yang kehilangan keyakinan yang tidak dapat terlahir  ke Alam Sukhavati.

Motivasi mereka juga sudah salah, satu pihak menginginkan agar diriku, si gelembung air kecil ini, dapat meraih keberhasilan, secara dasar ini sudah bertentangan dengan Buddha Dharma yang menghendaki tidak melekat pada keakuan! Buddha mengatakan harus melatih sikap “tidak ada yang diperoleh”, sedangkan kita bersikeras ingin ada yang bisa diperoleh, niat ingin memperoleh ini akan mengundang Avidya (kegelapan batin). Mulut melafal nama Buddha Usia Tanpa Batas, tetapi pikiran mengarah ke Avidya, dengan demikian apakah telah mengarah ke channel yang tepat?

Petikan Ceramah Master Dao Zheng : Penyelamatan Dari Klinik 24 Jam


一個念佛實例的分析
(一)


一位童子說:『關於剛才的問題,我就想到師父跟我們講的一個例子,就是說,之前有一個道場,他們辦了一個三年的活動讓你來念佛,供你吃,供你住,你只要念佛就好。結果非常的意外,所有的人都沒有辦法堅持到最後,而且最後都改信別的法門,唯一堅持下來的,只有師父的師叔。為什麼?我想是因為如果叫你每天什麼事都不要做,只叫你念佛,如果你在理上沒有了解,你能夠這樣信受念下去嗎?這應該是最主要的問題吧!』

下面我們就來檢討,為什麼大家都沒有辦法堅持念三年,只有一個人能堅持下來呢?這檢討起來有幾個重要的原因:第一、就是念佛的動機錯了,念佛的動機,不是求生西方,是求我要得一心不亂,也就是以一種很強烈的『有所得心』,結果呢?一天沒得,兩天沒得,一年沒得,就覺得很失望啊!很沮喪,沒有成就感。被失望的情緒打敗了,就失去信心,想去找其它的法門。其實,沒有得一心不亂也能往生啊!就是往生凡聖同居土啊!有信願,就可以往生,反而是失去信心,才不往生。

檢討這樣的動機,根本就錯了,一方面,求我這個小水泡,要如何成就,這基本上已經和佛法去掉我執的方向相反了!佛說要無所得,我們偏要有所得,就是和佛抬槓啦!涅槃經說:『有所得者,名為無明』啊!心中想要有所得,就是朝著無明邁進。口中念無量光的名字,心中向無明,這樣頻道會對嗎?


節錄自 :道證法師 《永不休診的救度》